Selasa, 12 Juli 2011

terlalu singkat

TEGAR TEGAR TEGAR , sebenernya ga ngerasa SAKIT bangatss mah engga cuma SAKIT aja . sma aja ya ?? hahahha (ga usah di pikirin) . ya mungkin baru kerasa sekarang aja yang apa kata sahabat gue .
tapi ga begitu kepikiran juga sih tapi cukup kok menyita waktu gue karna kepikiran , hahah
aduhhh jadi bingung sendiri gue sama perasaan gue sendiri .
sebenernya gue udah tau dari lama kali yahh , dari yang suka nge chek fb itu org , yang ternyata ada perubahan , trus makin kesini suka liat bgr , dari yang pa satpam bilang , dan sampai pada saat yang berbahagia dsan bagi gue menyakitkan , tapi ga menyakitkan bangatsss sih .
jadi hari ini , iya tepat tanggal 12 juli 2011 , hahaha gue ngerasain dan dapet pengalaman baru tentang LOVE STORY wauuuuuuuuu "gue liat mantan gue yang baru pegat kurang lebih 5 bulanan bareng pacar barunya di depan mata gue , pake kepala mata kaki tangan gue sendiri" yassallaammmmmmmm ,,,
ituu rasanya kayak di lagi ketawa seneng tiba tiba di tampar super kenceng bgt . hahha

bener bener deh ihh yahh , kata temen gue , "CHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" gue bilang "kenapa emg ? udah gapaapa. udah tau. udah gada rasa" ituuu bohongggg SAMPE RUMAHH KEPIKIRAN .

di jalan pulang pikiran gue penuh dengan kata "GUE MALU LO JAHAT GEU MALU LO JAHAT GUE MALU LO JAHAT" UDAH ITU AJAJ

gue tau mungkin bagi lo 5 bulan itu waktu yang sangat lama buat menjomblo dan waktu yang emg wajar lo punya pacar baru .
tapi bagi gue ITU ENGGA BANGATSSSSSSSSSS itu sebentar bgt, baru kemaren tau kita jadian, jalan bareng, nonton bareng, putus , baru kemarennnn tapi looo ?? deuhh ga bisa di hindari juga kalo gue ga kepikiran ini . SANGAT KEPIKIRAN .

gue tau gue ga boileh gini , gue harus terima kenyataan tapi ga ginii juga bisa kali,
gatau deh mesti berkata kata apalagi NO COMENT POKOKNYA .
cukup .


lagunya cocok bgt :
Last Child Pedih Lyrics

Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan

Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi…

Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya

Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri
Juga bagi..mu…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar